Connect with us

KESEHATAN

Virtual Run Unigal Bisa Menjadi Solusi Para Pencinta Lari, Pada Saat Pandemik Covid-19.

Published

on

Kabartasela.com Ciamis – Ketua Pelaksana Virtual Run Universitas Galuh Ciamis Jawa Barat, Dr. Dadi, M,Si bahwa pihaknya saat ini punya  solusi bagi para pencinta lari pada saat kondisi Covid-19.  Bahkan, untuk yang baru mau mencoba aktif dalam kegiatan lari.

Universitas Galuh Ciamis mengadakan Virtual Run, yaitu lari yang menggunakan bantuan aplikasi Strava. Silahkan bagi masyaeakat yang ingin ikuti kegiatan tersebut dapat mendaftar pada panitia, pendaftaran sendiri dimulai dari tanggal 1-30 Mei 2021 dan periode lari dimulai pada tanggal 05-12 Juni 2021.

Ketua pelaksana Virtual Run sekaligus Direktur Pascasarjana Unigal Ciamis.Dr Dadi MSi, ditemui Minggu (25/4/2021), menyampaikan,  seperti yang kita ketahui pada saat padatnya aktifitas masyarakat saat ini. Bahkan,  pada masa pandemik ini akan sangat sulit untuk mengikuti event race offline. Baik dari segi waktu dan juga budget akomodasi ke berbagai kota-kota besar.

” Maka dengan ada nya Virtual Run, para pecinta lari di seluruh Indonesia, dari sabang sampai merauke. Tentunya, bisa ikut merasakan keseruan berlari tampa harus berdesak-desakan, ” paparnya.

Masih dikatakan Dadi, selain itu dalam Virtual Run ini juga  masih bisa mendapatkan koleksi marcendise nya. Seperti, jersey,medali dan lainnya dengan kualitas yang sama dan tidak kalah bergengsinya.

“Serta yang paling penting sekali adalah tetap dapat menjaga kebugaran dan kesehatan Tubuhnya, melalui virtual run yang kita selenggarakan,” ungkapnya.

Sementara dirut lomba Virtual Run Dr. Dede Iman Suhendra,M.Pd menjelskan,   meski dilakukan virtual, tetap dalam pelaksananya lari biasa secara masing-masing. Akan tetapi bedanya mereka harus melaporkan hasil larinya melalui aplikasi Strava berupa jarak tempuh lari yang peserta tempuh.

“Karena dengan mereka mengunduh aplikasi Strava itu nantinya akan ter link ke web kita dan bisa terpantau,” ungkap Dede yang juga sebagai Dosen Pendikan Jasmani Unigal Ciamis.

Dede menegaskan, bahwa bulan puasa identik dengan lemas letih lesu, tetapi akan sangat berbeda apabila bergerak pada waktu-waktu tertentu.

“Olahraga pada bulan puasa ini bagus, salah satunya berlari, 5 menit sampai 10 menit saja, olahraga lari, dengan jarak tempuh bisa menyesuaikan dengan usia dan kemampuan, jadi jangan takut akan batal puasa saat olahraga atau kehabisan energi, justru dengan olahraga lari akan mendapatkan manfaat yang bagus bagi tubuh, namun tetap harus menyesuaikan olahraganya secara baik,” Pungkasnya.( Mz)

Advertisement
Advertisement
Iklan oppo fauzan
error: Content is protected !!