Connect with us

NASIONAL

Tak Mau Fokus Pada Asumsi Prematur Soal Pencapresan, AHY Lebih Memilih Fokus Bantu Masyarakat Ditengah Pandemi.

Published

on

Bandung, Kabartasela.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak mau menanggapi terlalu jauh soal pencapresan 2024.  Menurutnya, Saat ini Partai  Demokrat lebih memilih  fokus bekerja untuk membantu masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

Namun terkait survey calon presiden 2024 mendatang yang menempatkan dirinya ada peringkat ketiga,  AHY menyebutkan dirinya merasa bersyukur namun ia menegaska  tak akan  ingin fokus pada asumsi yang agak prematur.Hal tersebut disampaikan AHY  usai mengikuti kegiatan silaturahmi 360 derajat di Soreang Kab. Bandung, Kamis (3/6/2021)

“Kalau ada lembaga survey yang memberikan nilai yang cukup baik kepada Partai Demokrat atau AHY, saya amini dan bersyukur. Selebihnya saya ingin memacu diri dan Partai Demokrat membantu masyarakat karena masih banyak hal yang bisa kita lakukan,” Ujarnya.

AHY menambahkan,  ia tidak mau mengomentari terlalu jauh. Saat ini ia sibuk dengan kegiatan mengunjungi berbagai daerah untuk bertemu dan berdialog langsung dengan masyarakat terkait segala permasalahan dan mencari solusinya di tengah masa pandemi covid 19.

“Dengan turun langsung kelapangan dan bertemu masyarakat, menjadi bermanfaat dan  lebih produktif karena bisa berdialog dengan masyarakat, sekaligus menemukan solusi guna memecahkan masalah,”Tegasnya.

Dalam kegiatan silaturahmi 360 derajat tersebut, AHY mendengarkan sejumlah keluhan masyarakat diantaranya kendala dalam kegiatan sekolah online, seperti beberapa tempat belum terpenuhi jaringan internet yang stabil dan kuat dan juga terkait dengan kualitas belajar mengajar secara jarak jauh.

AHY juga menerima keluhan dari pelaku UMKM, diantaranya mengenai persaingan yang sulit. Oleh karenanya, AHY berharap Partai Demokrat bisa terus memberikan dukungan, pendampingan dan pelatihan bagi para pelaku UMKM termasuk mengantarkan para pelaku UMKM masuk ke dalam pasar digital.

“Karena baru sekitar 8 juta atau 13 persen dari pelaku UMKM yang sudah memiliki platform digital transaksi online dan digital market place. Sedangkan sisanya sekitar 87 persen masih belum, dan itu semua membutuhkan dorongan dari kita semua, saya berharap Partai Demokrat bisa membantu para pelaku UMKM untuk bangkit dan kompetitif ditengah masa pandemi,”pungkasnya.(***)

Advertisement
error: Content is protected !!