Connect with us

BUDAYA

Syuting Pentas Seni Kolaborasi Calung Tarawangsa dan Karinding, Dapatkan Apresiasi Dari Masyarakat.

Published

on

KABAR CIBALONG – Seni calung tarwangsa dan karinding yang merupakan seni budaya tradisional peninggalan leluhur yang ada di Jawa Barat dimana keberadaannya wajib dilestarikan terutama oleh generasi muda ditengah era globalisasi yang serba digital.

Ditengah pandemi covid 19 dimana kegiatan pementasan yang mengundang konsentrasi masyarakat tidak diperbolehkan,maka dengan semangat dan keinginan yang kuat untuk melestarikan seni budaya daerah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Tasikmalaya melalui seksi Bina Seni Budaya,Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barata dan Uptd Pengelolaan Budaya Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan syuting pentas seni kolaborasi calung tarawangsa Dangiang Budaya Cibalong dan karinding Lingkar Leuwisari di aula Parung Kencana Desa Parung Kec. Cibalong Kab. Tasikmalaya,(30/09/2020).

Dudi Wardiman Kepala Seksi Bina Seni dinas pendidikan dan kebudayaan Kab. Tasikmalaya menjelaskan, dipilihnya calung tarawangsa cibalongan yang merupakan satu satunya yang ada dikabupaten tasikmalaya oleh tingkat provinsi sebagai salah satu seni unggulan berharap dengan diadakannya kegiatan syuting kolaborasi gelar budaya virtual ini menjadi salah satu cara melestarikan budaya dan nantinya menjadi produk digital yang bisa dinikmati oleh semua kalangan terutama para pelajar.

Camat Cibalong Drs Azis Amin menyampaikan, pihaknya mengaku sangat mengapresiasi Adanya syuting yang diadakan oleh dinas terkait, karena seni calung tarwangsa cibalongan bisa terpilih sebagai seni budaya unggulan jawa barat, kedepannya keberadaan seni budaya daerah bisa dinikmati semua kalangan terutama generasi muda,Selain menyaksikan pementasan secara langsung diwaktu tertentu juga bisa dilihat kapanpun secara digital seperti youtube.

“Harapan Kami tokoh pelestari seni budaya yang ada di Kecamatan Cibalong dan pihak pemerintah bisa memfasilitasi sarana dan prasarana terutama alat alat seni yang produksinya cukup langka sehingga nilainya cukup mahal untuk melakukan pelatihan pada generasi muda terutama para pelajar,” pungkasnya.(SN)

Advertisement
error: Content is protected !!