Connect with us

EKONOMI

Sinergitas TKSK dan Muspika dalam penyaluran BPNT Di Kec. Cibalong.

Published

on

Kabartasela.com Cibalong – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diklaim sebagai salah satu program pemerintah yang berhasil berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan dan menjadi skema yang harus terus dilanjutkan guna tercapainya kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Untuk alokasi bulan Nopember ini di kecamatan Cibalong diawali penyaluran diwilayah Desa Eureunpalay sebanyak 740 Keluarga penerima manfaat (KPM) yang disalurkan di dua tempat E Warung.

Bentuk sinergitas dalam penyaluran program BPNT ini dibuktikan dengan ikut sertanya jajaran Muspika,TKSK dan pendamping PKH dalam pelaksanaan penyaluran bansos BPNT.

Hal itu tentu tidak lepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah. Sebut saja, diantaranya, penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) baik melalui skema program beras sejahtera (rastra) ataupun program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sehingga bisa menilai bahwa bansos tersebut benar benar tepat sasaran dan bisa menyerap langsung aspirasi dari para KPM apabila ada keluhan terkait mekanisme penyaluran dan barang yang disuplay oleh para distributor.

Kusmayadi TKSK Kecamatan Cibalong menyampaikan,  KPM menerima dana tunai sebesar Rp 200 ribu perbulan yang ditransfer ke rekening masing-masing KPM bekerja sama dengan bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk wilayah kecamatan cibalong yaitu dengan bank BRI dan dana tersebut dimanfaatkan untuk membeli berbagai kebutuhan pangan berupa beras,telur, kentang, buah buahan, tahu dan tempe.

“Di lain sisi, keberadaan BPNT diangggap mampu berkontribusi terhadap tumbuhnya iklim kewirausahaan didaerah melalui terciptanya kelompok unit usaha baru penyedia barang sebagai sinyal tumbuhnya jiwa kewirausahaan di masyarakat,” pungkasnya. ( SN)

Advertisement
error: Content is protected !!