Connect with us

DAERAH

Sidak Pasar Hewan Manonjaya, Wabup Tasik dan Polres Tasikmalaya Kota Tegaskan Tutup Pasar Hewan Jika Masih Abaikan Prokes.

Published

on

Manonjaya,Kabartasela.com – Wakil Bupati Tasikmalaya, H Cececp Nurul Yakin, bersama Waka Polres Kota Tasikmalaya, Kompol Agus Syafrudin, SE.MH, dan juga muspika Kec. Manonjaya melakukan sidak prokes ke pasar hewan Manonjaya, Rabu (07/07/21).

Dalam sidak tersebut, Tim gabungan menemukan terjadi over capacity pasar hewan, sehingga terjadi  kerumunan masal di sana. Untuk itu, tim gabungan menghimbau kepada pengelola pasar, penjual dan juga pembeli agar menerapkan prokes sesuai anjuran pemerintah pusat.

Waka Polres Tasikmalaya Kota, Kompol  Agus Syafrudin SE.MH, menekankan beberapa point agar dilaksanakan baik oleh pengelola, penjual, pembeli maupun pengungjung pasar, selama penerapan aturan PPKM sampai 20 Juli nanti. Adapun poin tersebut diantaranya.
• Ada pembatasan pengunjung yakni 50% dari kapasitas pasar,
• Harus diadakan nomer antrian sehingga tidak terjadi over capacity,
• Parkir harus ditempat yang telah disediakan dan
• tidak ada transaksi jual beli di luar pasar,
• Para pedagang yang ada di dalam area pasar agar tidak berjualan di dalam area pasar,
• Yang sudah melakukan transaksi berkumpul atau bisa langsung pulang dan diganti dengan penjual yang lain,
• Pengelola harus menyediakan speaker pengumuman di tiap sudut pasar, karena yang ada jauu dari jangkauan.

“Minggu besok tidak boleh lebih dari 250, kalau lebih dari 250 kita tutup. Yang paling penting pengaturan parkiran, pokoknya tidak menindahkan aturan ini, kami tutup tidak boleh ada transaksi,” terang Agus kepada media, di lokasi.

Sementara, Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin SPd MAP, mengatakan, pihaknya bersama Polres Tasik dan Polres Tasik Kota akan melakukan penyekatan di wilayah perbatasan. Penyekatan akan dilakukan tiga hari sebelum pasar hewan dibuka.

Wabup Cecep beralasan, selain sebagai penerapan aturan PPKM yang diperintahkan oleh pemerintah pusat, juga sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 lebih luas lagi. Meski Kabupaten tidak termasuk sebagai wilayah yang melaksanakan PPKM Darurat, namun mobilitas dari luar kabupaten yang tinggi ditakutkan bisa menyebabkan penularan secara masive.

“ Ya kita berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota agar melakukan penyekatan wilayah perbatasan, mengingat baik para pembeli maupun penjual kebanyakan datang dari daerah luar kabupaten. Ini sungguh beresiko.  Jika peringatan ini tidak dilaksanakan sampai tanggal 20 Juli 2021, maka akan dilakukan penutupan pasar hewan ini. Ini semua dilakukan untuk kebaikan kita semua. Tetap jaga kesehatan, terapkan prokes sesuai anjuran.” terangnya. (Mz)

Advertisement
error: Content is protected !!