Connect with us

PERISTIWA

Sejumlah Perempuan Asal Tasikmalaya, Jadi Korban Modus Aplikasi Perjodohan

Published

on

Singaparna,Kabartasela.com –  Sedikitnya sembilan orang gadis dan Janda di Tasikmalaya, Jawa Barat jadi korban tipu gelap modus aplikasi perjodohan (TANTAN), Senin (04/04/22). Pelakunya merupakan seorang pemuda lajang bernama Henda Heryanto (35).

“Kami polsek Singaparna berhasil mengamankan pelaku penipuan atau penggelapan berkedok aplikasi media sosial atau aplikasi jodoh (TANTAN). Kasus terungkap korbanya seorang janda asal Purbaratu Kota Tasikmalaya. Korban totalnya terdapat sembilan orang.”Kata Kompol Semiyono, Kapolsek Singaparna di Kantornya senin (04/04/22).

Pelaku menggunakan aplikasi perjodohan untuk menipu para korbannya. Selain bujuk rayu, pelaku memacari dan menjanjikan korban akan dinikahi agar bisa diajak jalan jalan. Pelaku mengambil harta benda korban mulai HP, uang dan Motor dengan dalih meminjam.

“Para korbanya ini ditinggalkan begitu saja di jalanan. Alasan pelaku mau beli bensin atau mau nemui temanya dulu. Atau dia pura pura pinjam HP langsung pergi.”Tambah Semiyono.

Dihadapan polisi, pelaku mengaku memanfaatkan aplikasi perjodohan untuk keuntungan pribadi. Dia kerap memasang foto laki laki lain untuk menarik minat korbanya. Pelaku juga sering berpura pura jadi orang kaya yang miliki banyak usaha.

“Saya tidak tiduri korban. Tidak kekerasan hanya ambil barangnya aja. Jujur saja saya nyari istri tapi pas mau ketemu niat jahat selalu muncul, ” Kata Henda dihadapan Kanit Reskrim Polsek Singaparna, Bripka Dwi Santoso.

Akibat perbuatannya itu, Henda diancam pidana selama empat tahun.

Pewarta   : Iwa
Editor       :  Aby

Advertisement
Advertisement
Iklan oppo fauzan
error: Content is protected !!