Connect with us

DAERAH

Pendamping PKH Wilayah Tasela, Adakan Sosialisasi Dan Validasi Bagi Ratusan Calon KPM PKH.

Published

on

Kabartasela.com Tasikmalaya  – Sosialisasi dan Validasi bagi calon keluarga penerima manfaat ( KPM) Program Keluarga harapan (PKH) 2021, kegiatan yang dilakukan oleh pendamping PKH  di wilayah Tasela tersebut, dilaksanakan serentak sejak pekan kemarin.

Koordinator pendamping PKH Kec. Bojongasih Siti Gina Nur Azizah, S.Pd, MM, ditemui saat melakukan sosialisasi calon KPM PKH Desa Bojongasih, Senin ( 18/1/2020), menyampaikan, untuk wilayah Kec. Bojongasih jumlah calon penerima program PKH sebanyak 202 keluarga, ratusan calon KPM tersebut berasal dari 6 desa se Kec. Bojongasih.

“Kami akan melaksanakan Validasi administrasi serta mendatangi secara langsung ke keluarga calon penerima PKH agar mengetahui layak dan tidaknya yang bersangkutan menjadi KPM PKH,”jelasnya.

Hal serupa juga disampaikan Koordinator Pendamping PKH Kec. Bantarkalong, Cecep Kusnandar, M.Pd, pihaknya sejak beberapa hari lalu telah melaksanakan Musyawarah Desa terkait validasi dan sosialisasi kepada data calon KPM PKH baru di 8 desa Se Kec. Bantarkalong, Dalam pelaksanan verifikasi tersebut, pihaknya bersama unsur Muspika, Pemdes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT/RW mendata dan mencocokan data sekaligus kondisi calon penerima sebagai bukti langsung layak atau tidaknya keluarga tersebut menjadi penerima bantuan program keluarga  harapan.

Dikatakan Cecep,  untuk data calon keluarga penerima manfaat yang diusulkan tahun 2021  sekaligus harus diverifikasi sebanyak 168 KPM, selain sosialisasi kepada calon KPM, pihaknya juga mengadakan sosialisasi berkenaan kesadaran graduasi mandiri KPM kalau merasa dirinya telah mapan dan mandiri baik secara ekonomi maupun sosial. Untuk mencapai salah satu prinsip bantuan sosial yaitu tepat sasaran, maka seluruh Pendamping PKH Bantarkalong melaksanakan Musyawarat tingkat Desa di Seluruh Desa wilayah Bantarkalong dengan dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretris Desa, Operator SIK NG, Babinsa, Babinmas, Kepala Dusun, RW dan RT. Adapun inti pokok dari musyawarah tersebut yaitu untuk mengevaluasi dan menganalisis kelayakan kepesertaan PKH.

Masih menurut Cecep, Dari 8 Desa yang sudah melaksanakan musdes baru 6 Desa, yaitu Desa Wangunsari, Simpang, Hegarwangi, Pamijahan, Parakanhonje, dan Sirnagalih. Selanjutnya yang belum melaksanakan musdes yaitu Desa Sukamaju dan Wakap.
Tindak lanjut dari musdes tersebut yaitu kegiatan home visit yang akan dilaksanakan oleh Pendamping PKH dan didampingi oleh Kepala Dusun, untuk meyakinkan kondisi ekonomi KPM yang sebenarnya.

“Dalam pelaksanaan verifikasi dan sosialisasi ini, kami melibatkan seluruh stakeholder agar menghasilkan keputusan yang tepat dalam penentuan layak atau tidaknya calon KPM menjadi peserta PKH,” pungkasnya. ( Mz)

Advertisement
Advertisement
Iklan oppo fauzan
error: Content is protected !!