Connect with us

SABA DESA

Pendamping PKH Kecamatan Bojongasih Lakukan P2K2 Bagi KPM.

Published

on

Kabar Bojongasih– Pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2) bagi keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) dilaksanakan rutin setiap bulannya, pertemuan rutin yang sebelumnya sempat dihentikan sementara karena adanya pandemi covid-19, kini telah dilaksanakan kembali untuk bulan Juli ini.

Dalam pelaksaan P2K2 tersebut, para pendamping mendatangi secara langsung KPM dari 6 desa untuk memberikan berbagai informasi dan pemahaman terkait virus corona mulai dari gejala dan pencegahan, pembahasan tentang pelaksanaan kebijakan new normal ditengah pandemi, hingga penjelasan terkait perubahan bantuan sosial PKH selama pandemi sekaligus panduan pencairan ditengah pandemi covid- 19 yang masih berlangsung.

Pelaksanaan P2K2 yang dilakukan pendamping PKH Kec. Bojongasih pada KPM.

Koordinator Pendamping PKH Kec. Bojongasih sekaligus pendamping Desa Sindangsari, Siti Gina Nur azizah S.Pd MM ditemui,Kamis (30/7/2020) menjelaskan. Tujuan Pertemuan ini agar para Keluarga Penerima Manfaat program PKH tahu tentang apa itu virus corona baik cara penyebarannya, resiko dan akibat serta bagaimana cara pencegahan dan penanganannya, selain itu ada penekanan dalam kegiatan juga dilakukan sosialisasi dan penjelasan terkait penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) bagi mereka, keluarga dan masyarakat dilingkungan mereka tinggal.

Dijelaskan Gina, di wilayah Kecamatan Bojongasih jumlah peserta Program keluarga harapan sebanyak 1.076 KPM (data finalclosing Mei) dan tersebar di 6 desa dengan tenaga pendampingnya yaitu Desa Sindangsari Siti Gina Nur azizah S.Pd MM Desa Mertajaya dan Cikadongdong Dewi Daniati S.Pd, Desa Bojongasih dan Toblongan Dede heryanto S. Pd MPd, sementara untuk Pendamping Desa Girijaya dan Cikadongdong Imas masriah S.Ag.

“Kami akan terus melaksanakan kegiatan P2K2 karena itu menjadi kewajiban tenaga pendamping dalam upaya penguatan kemampuan keluarga, dalam pelaksanaanya kami selalu menerapkan protokol kesehatan covid”jelasnya.***

Advertisement
error: Content is protected !!