Connect with us

PERISTIWA

Pasar Ikan dan Puluhan Rumah di Tasikmalaya Terendam Banjir, Pedagang Ikan Merugi Ratusan Juta Rupiah.

Published

on

Pewarta   : Iwa
Cisayong,Kabartasela.com – Pasar ikan Jatihurip, di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya terendam banjir akibat luapan sungai Cidadap pada, Senin dini hari (12/09/2022).

Akibatnya, seluruh ikan yang ditebar di kolam seluruhnya hanyut terbawa air. Para pedagang ikan pun merugi hingga ratusan juta rupiah. Selain menerjang pasar ikan, banjir pun merendam puluhan rumah yang berlokasi di sekitar pasar ikan. Akibatnya, puluhan rumah rusak akibat terbawa arus banjir.

Kepala Desa Jatihurip, Dadang Mursyid mengatakan, banjir tersebut terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga membuat volume air di sungai Cidadap meluap ke pasar ikan dan ke permukiman warga. Banjir sempat menggenang area pasar ikan setinggi dua meter lebih.

“Ini kejadiannya malam tadi, tak hanya merendam pasar ikan. Juga ada rumah warga yang rusak akibat diterjang banjir. Banjirnya kali ini lumayan tinggi sekitar dua meteran,” kata Dadang Mursyid, Senin (12/09/2022) siang.

Pascabanjir, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya bersama warga yang terdampak, tengah membersihkan serta mengevakuasi sisa material lumpur banjir dan juga membersihkan perabotan rumah yang masih bisa diselamatkan. Dari dua puluh rumah yang terendam, ada lima rumah yang rusak akibat diterjang arus banjir. Namun, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Saat ini kami warga dan BPBD masih fokus membersihkan material lumpur dan membersihkan barang-barang yang bisa dipakai. Sedikitnya ada lima rumah yang rusak dalam kejadian ini. Tapi alhamdulillah gak sampai memakan korban jiwa,” ucap Dadang.

Di kampung Sukahurip, Desa Jatihurip ini, kata Dadang, sebagian besar warganya merupakan pedagang ikan. Tentunya, dengan adanya bencana banjir ini terdapat kerugian material yang cukup besar. Selain merusak rumah, banjir ini juga mengakibatkan pedagang ikan merugi ratusan juta rupiah karena semua kolam yang ada di pasar ikan terendam. Terlebih, banyak pedagang yang baru menebar ikan beberapa hari lalu.

“Ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta, apalagi baru-baru ini ikannya baru ditanam. Per kolam itu bisa ada yang sampai enam puluh jutaan harga ikannya. Semuanya kolam disini terendam, jadi ikannya semuanya kebawa hanyut,” pungkas Dadang ( Iwa )

Advertisement
Advertisement
Iklan oppo fauzan
error: Content is protected !!