Connect with us

PERISTIWA

Hujan Deras Sebabkan Banjir Dan Longsor Di Wilayah Tasela.

Published

on

Karangnunggal,kabartasela.com – Diguyur hujan deras selama dua hari, Sejumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dilanda bencana alam, senin (13/09/21). Sedikitnya Lima kecamatan mulai Cipatujah, Bantarkalong, Karangnunggal, Culamega dan Cibalong alami banjir serta longsor.

“Laporan sementara ada lima kecamatan yang terdampak Banjir dan longsor. Cipatujah, Bantarkalong dan Karangnunggal terjadi banjir. Sementara Culamega dan Cibalong longsor.”Kata Irwan, Sekdis BPBD Kabupaten Tasikmalaya.

Petugas BPBD berupaya mengevakuasi korban banjir menggunakan perahu karet. Beberapa orang memilih bertahan dirumah, hanya mendapatkan bantuan makan. Sementara itu, Puluhan petugas dan relawan BPBD diturunkan dilokasi longsor di Kecamatan Culamega dan Cibalong.

“Kami turunkan tim kelokasi banjir dan longsor. Kami bantu warga.”Kata Irwan

Sedikitnya 150 lebih rumah warga di empat titik Desa Ciawi dan Cikupa juga terendam banjir. Penyebabnya luapan beberapa sungai termasuk Sungai Cilangla yang melintasi pemukiman warga Cikupa.

Ketinggian air di perumahan warga Cikupa mencapai 20 centimeter hingga satu meter di dalam rumah warga. Perabotan rumah seperti kursi, barang elektronik hingga pakaian terendam banjir. Ratusan warga terpaksa mengungsi menuju tempat yang lebih aman dengan membawa barang berharga miliknya.

“Banjir ini langganan pak akibat pendangkalan sungai cilangla dan setelah ada bendungan di Padawaras. Dulu mah gak pernah banjir. Kami ngungsi pak ketempat lebih aman.”Ucap Yayat Supriatna, warga sekaligus Anggota BPD Cikupa.

Banjir luapan sungai cilangla juga merendam jalan raya cidadap. Ketinggian air mencapai dua meter hingga kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas. Warga terpaksa menggunakan perahu karet untuk melintas.

Selain banjir, longsor juga melanda kecamatan culamega. Lahan perkebunan setinggi lima puluh meter longsor menutup ruas jalan sepanjang 200 meter.

Ketebalan tanah yang menutupi jalan mencapai lima meter. imbasnya, akses lalu lintas warga culamega terhambat. 

“Tak hanya Banjir, longsor juga terjadi di Culamega. Lahan perkebunan Longsor. Tebal sekitar 4 meter panjang 200 meter. Tinggi longsor 50 meter. Dampaknya akses jalan tertutup dan sawah juga perkebunan warga tertimbun.”Ucap Jembar Adisetia, Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya.

masyarakat diminta waspada pasalnya intensitas hujan masih cukup tinggi. (Wha)

Advertisement
error: Content is protected !!