Connect with us

KESEHATAN

Gugus Tugas Kec. Culamega, Adakan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Covid 19.

Published

on

Kabartasela.com Culamega – Pelatihan pemulasaraan jenazah covid 19 pada masyarakat dilaksanakan gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Kec. Culamega, Kamis ( 25/3/2021).

Selain perwakilan peserta dari 5 desa, hadir pula dalam acara yang digelar di aula kantor Kec. Culamega tersebut Camat Culamega TB Aam Muharam, Danramil 1217/Bantarkalong Lettu Inf Dodi S, Kapolsek Bantarkalong Iptu Sunarto S.Sos dan sejumlah relawan BPBD. Hadir pula tim pemulasara jenazah covid 19 dari RSUD Soekarjo Kota Tasikmalaya sebagai narasumber.

Camat Culamega yang juga ketua Gugus Tugas covid 19 Kec. Culamega, Aam Muharam SH MSi didampingi Kepala Puskesmas Culamega H Karyana, usai kegiatn menyampikan, pelatihan pemulasaraan jenazah ini,Tujuanya untuk menyiapkan tenaga pemulasara jenajah covid 19 untuk mengantisipasi terjadinya korban covid yang meninggal di rumah serta untuk menjawab  keraguan masyarakat tentang pemulasara Jenazah covid 19 di rumah sakit.

Sementara untuk Praktek tidak dilaksanakan mengingat pesertanya adalah  warga yang biasa mulasara jenazah dengan syariat islam di daerahnya masing- masing.

“Untuk peserta kegiatan adalah 30 orang, yang berasal dari unsur ketua MUI Kecamatan dan MUI desa, 4 orang pemulasara jenazah tiap desa, BPBD kecamatan culamega,” jelasnya.

Kapolsek Bantarkalong Iptu Sunarto S.sos ditemui Jumat (26/2/2021). menyampaikan, pelaksanaan pelatihan  pemulasara jenazah covid 19 ini merupakan langkah tepat yang dilakukan tim gugus tugas, pertimbangannya adalah sebagai upaya peningkatan pemahaman tata cara pemulasara jenazah secara syariat islam, sekaligus sosialisasi secara langsung kepada masyarakat melalui perwakilan peserta berkenaan praktek pengurusan jenazah covid 19 di rumah sakit telah sesuai dengan syariat islam sekaligus protokol kesehatan.

Dijelaskan kapolsek, pelaksanaan pelatihan ini merupakan tindak lanjut intruksi gugus tugas covid 19 kab. Tasikmalaya seiring pemberlakukan secara aktif posko terpadu tingkat desa, selain itu sebagai antisipasi apabila  ada warga yang  meninggal Dunia  karena terpapar covid 19 di Tempat isolasi mandiri  di wil Culamega , namun saat ada pasien covid 19 yang meninggal di rumah sakit merupakan tugas dan tanggung jawab tim pemulasara jenazah pada rumah sakit tersebut karena pasti sesuai syariat islam dan SOP Prokes.

“Kami berharap peserta pelatihan ini dapat memperatikan secara serius dan menanyakan apa apa yang belum jelas yang ada kaitannya dengan Pemulasaraan Zenasah sesuai dengan Standar Prokes dan Sesuai dgn Syariat Agama dan  dapat menerima   manfaatnya untuk dipraktekan saat ada jenazah covid 19, selain itu dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat, terkait proses pengurusan jenazah covid 19 di rumah sakit telah sesuai “pungkasnya.(Mz)

Advertisement
Advertisement
Iklan oppo fauzan
error: Content is protected !!