Connect with us

PERISTIWA

Gelombang Tinggi Hantam dan Sapu Pesisir Pantai Selatan, Warga Malah Asyik Menonton

Published

on

Kabar Cipatujah – Gelombang tinggi yang tengah berlangsung di pantai selatan Tasikmaya jadi tontonan warga. tingginya gelombang air laut tersebut juga mengakibatkan air laut menggenangi daratan hingga mencapai 10 meter dari bibir pantai, bagi warga sekitar, aktifitas alam di lautan ini memang rutin terjadi setiap 5-6 bulan sekali atau setahun sekali.

Tingginya gelompang Pasang air laut yang telah berlangsung 3 hari menjadi tontonan dan pemandangan biasa bagi warga sekitar sehingga tampak mereka tenang, namun berbeda dengan nelayan, sejak naiknya gelombang air laut, mereka terpaksa menghentikan aktivitas mereka mencari ikan karena ancaman bahaya saat mereka melaut apalagi kebanyakan mereka menggunakan kapal kecil.

”Sejak adanya peningkatan gelombang air laut, seluruh nelayan terpaksa menghentikan aktifitas mencari ikan, bahkan tidak sedikit nelayan yang telah berada di tengah laut memilih kembali ke daratan saat diketahui terjadi cuaca ektrim,”ujar Andi, salah seorang nelayan asal Desa Sindangkerta.

Sementara Kepala Desa Sindangkerta Asep Suryana, ditemui Kamis (28/5/2020) menjelaskan, walaupun telah terbiasa dengan naiknya gelombang laut, pihaknya terus melakukan himbaun kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktifitas apapun di sepanjang pantai. selain itu pihaknya bersama unsur Muspika, TNI/Polri, Relawan BPBD terus bersiaga dan melakukan pemantauan kondisi laut, biasanya waktu meningginya gelombang terjadi antara jam 9-10 Wib Siang serta pukul 21-22 Wib malam.

“Selain terus bersiaga sekaligus himbauan kepada masyarakat, kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah, TNI/Polri dan instansi terkait situasi tersebut,”ujarnya. (Wha/Edo)

Advertisement
error: Content is protected !!