Connect with us

PENDIDIKAN

Di Masa Pandemi Covid 19, Pengajar SDN Cimanggu Adakan BDR Untuk Siswanya.

Published

on

KABAR KARANGNUNGGAL – Kebijakan pelaksanaan belajar dari rumah (BDR) dilaksanakan pihak pengajar SDN Cimanggu Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya selama masa pandemi covid 19 berlangsung. Proses belajar mengajar dari rumah tersebut dilaksanakan sesuai intruksi kementerian pendidikan guna meminimalisir penyebaran virus corona di sekolah.

Proses belajar dari rumah yang diterapkan pengajar SDN Cimanggu sendiri telah dilaksanakan sejak beberapa waktu lalu yang diperuntukan bagi 151 siswa dengan membagi 24 kelompok sesuai zona dan kelas dengan diantar oleh orang tua mereka.

Kepala SDN Cimanggu Eli Romli SPd MPd kepada Kabartasela. Com, Jumat (18/9/2020) disela-sela memantau kegiatan BDR siswanya menjelaskan, dalam kegiatan belajar dari rumah tersebut, siswa yang berasa dalam zona tempat yang telah ditentukan menggelar kegiatan belajar bersama guru kelas yang sengaja mendatangi mereka sesuai jadual yang telah ditentukan.

Belajar dari rumah dengan panduan guru dan pengawasan orang tua menjadi rutinitas siswa SDN Cimanggu di masa pandemi covid 19.

Dikatakan Eli, pembagian 24 kelompok sesuau kelas dan zona tempat tinggal siswa dilakukan agar mempermudah siswa yang jumlahnya dibatasu untuk menjangkau titik tempat kegiatan BDR tersebut, saat belajar siswa dan guru kelasnya juga diwajibkan menjalankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktifitas. Kendala yang dialami guru saat berkeliling untuk mendatangi kelompok jarakanya lumayan jauh, namu antusias siswa dan orang tua murid sangatlah baik, bahkan guru perempuan yang tidak bisa naik motor di antar ke kelompok yg lainya itu rutin setiap hari oleh orang tua murid secara bergantian.

“Untuk melaksanakan kegiatan belajar dari rumah tersebut, seluruh staf pengajar wajib melakukan kunjungan ketempat lokasi belajar siswa sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, kami juga selalu melakukan pengecekan secara rutin pelaksanaan belajar kelompok di 24 lokasi,”pungkasnya.***

Advertisement
error: Content is protected !!