Connect with us

SABA DESA

Cegah Konflik Sosial, FKS Guna Bakti Desa Nagrog Dan Dinsos Kab. Tasikmalaya Gelar Sarasehan Keserasian Sosial.

Published

on

Kabar Cipatujah – Upaya menciptakan suasana kondusif dikalangan masyarakat dalam bidang keamanan, ketertiban, dan kenyamanan serta pencegahan konflik sosial, Forum Keserasian Sosial (FKS) Guna Bakti Desa Nagrog Kec. Cipatujah, Kab. Tasikmalaya menggelar sarasehan keserasian sosial di Aula pertemuan kantor Desa Pada, Minggu (30/8/2020).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Program Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemensos RI di Kab. Tasikmalaya , yang digelar melalui Forum Keserasian Sosial Guna Bakti Desa Nagrog. Pencegahan konflik sosial yang berada di daerah karena tidak terarah nya saluran air untuk persawahan dan warga rumahan.





Sarasehan yang dikuti ratusan warga tersebut, menghadirkan sejumlah narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Jabar Drs. Enok Komariah M.Kes,Dinsos PMDP3A kab. Tasikmalaya
Rahmat Zaenal mutakin S.Pd, Hadir pula, Camat Cipatujah Drs Darya, Pendamping Jajang Nugraha,S.Kom, Kepala Desa, pengurus FKS Guna Bakti.

Drs. Enok Komariah M.Kes dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, menjelaskan,Program Keserasian Sosial merupakan salah satu program Kementerian Sosial RI dalam penanganan masalah konflik sosial. Tujuan dari program tersebut adalah untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis dilandasi oleh nilai dasar kebersamaan, toleransi, saling menghargai dan menghormati, sehingga dapat membangun, memantapkan dan mengembangkan serta memelihara kembali kehidupan bersama di antara anggota masyarakat. Bentuk kegiatan keserasian sosial berupa kegiatan fisik maupun non fisik dengan melibatkan unsur masyarakat.

Di jelaskan Enok, Program tersebut baru dapat diwujudkan dalam bentuk kegiatan fisik seperti pembuatan sarana jalan kampung, rehabilitasi sarana ibadah, pembuatan lapangan olahraga, rehabilitasi saluran air lingkungan, pengadaan air bersih, pembuatan sarana penerangan lingkungan dan pembuatan tugu keserasian sosial. adanya program tersebut telah banyak manfaatnya untuk menghindari konflik maupun bagi masyarakat di lingkungannya.

“Ini bisa terwujud atas kerjasama dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya. Ini membuktikan bahwa pemerintah hadir disaat masyarakat butuh baik dalam bentuk fisik maupun non fisik. Ingin menumbuhkan kembangkan gotong royong,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Linnjamso dan FM Pada Dinsos PMDP3A kab. Tasikmalaya Rahmat Zaenal mutakin S.Pd, menjelaskan keberhasilan program keserasian sosia membutuhkan kekompakan seluruh elemen masyarakat Desa Nagrog guna mendorong terwujudnya kerukunan dan kebersamaan sekaligus semangat gotong royong dalam kerangka penguatan terwujudnya kondusifitas.

“Kita menginginkan masyarakat terhindar dari masalah. Program ini menyatukan masyarakat, program ini membantu masyarakat untuk bergotong royong, bagaimana membangun kebersamaan masyarakat. Ini sangat penting, semua ini harus dilakukan. Ini semua upaya bagaimana dilakukan untuk menarik bantuan dari pusat. Sebab kalau masyarakat aman, mudah kita untuk mendapatkan keamanan dalam bekerja,” ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Nagrog Eji, didampingi Ketua FKS Guna Bakti Saepuloh menyampaikan, Denbgan adanya program Keserasian Sosial dari Kementerian Sosial RI, diharapkan bisa meredam warganya yang tadinya pada saat musim kemarau panjang terjadi konflik perebutan saluran air .

“Mudah-mudahan dengan adanya program ini masyarakat bisa maksimal untuk pengairan bagi lawan persawahan mereka,”pungkasnya.***

Advertisement
error: Content is protected !!